In Geometry Talk

It Hurts.



watashi no ageta mono ano hi shita koto
kondo wa ano ko to wakeau no
me no sameru kisu mo ai no kotoba mo
futari no tame no yakusoku datta no ni

“Yang bisa dilakukan sang pecinta diam-diam adalah meringis sembunyi-sembunyi dalam ketidakberanian mengungkapkan. Sebenarnya, dia yang paling rentan mengecap asam manis perih cintanya. Hebatnya, dia mampu melakukan kamuflase. Yes,if he’s a pro secret admirer.” (08:xx pm, 30/04/2013)

fui ni ochiru namida nuguisaru sono tabi
te okure nanda to omoi shiru kedo
azayaka na kioku wo wasurerare wa shinai
amai koi no owari

30 April 2013
Saya benar-benar hancur. Memang, tadi malam ada kelas kimia. Tbh, kimia adalah pelajaran eksak yang paling saya benci. Ah.. bukan, mungkin benar kata tentor tadi malam, itu berbanding lurus dengan guru yang ngajar. Lagi-lagi, saya harus jujur, saya benci –atau kurang suka dengan guru Kimia pas SMA. Tapi tenang, saya tidak akan bahas kimia. Bukan, stokiometri, hanya tentang geometri, lagi. (Jangan bosan ya! :p)

egaiteta sekai ga me no mae de kiete mo
hora nando datte oikaketeru
akirame no warusa to kono ichizusa wo
anata wa itsumo homete kureteta deshou

Sudah dibahas dong ya, kemarin geometri itu kayak gimana. Kayaknya, dia sudah menang telak lawan kalkulus. I’m serious (then you could say, Why So Serious? -_- apadeh). Ya, seriously geometri jauh lebih keren dibanding kalkulus. Ada banyak kesamaan dengan kalkulus yang bikin saya crush on geometry! Paling utama mungkin karena, GEOMETRI JUGA CINA. \m/

nani mo nakatta kao de sayonara wa iyada yo
owari no kunai hajimari to shinjiteta no
ima nara motto honki de yasashiku dekiru kara
yokei kurushii no kana

Tapi... tadi malam, mungkin salah satu malam terberat saya sebagai pecinta diam-diam. If you know what I mean, it’s really hard. Kalau kamu adalah seorang pecinta diam-diam (atau mungkin pernah), how do you feel when she was with other guy, TOGETHER, IN FRONT OF YOU, FOR MORE THAN 4 HOURS? Awkay, i just cant describe. It’s complicated!

koe ni naranai
kokoro ga tada sakebu yo
kitto konya mo aenai nara
Oh apa apa apa

Tadi malam, adalah galau pertama saya dengan geometri (mesti dicatat ._.).  Kulminasi galau pas dia dengan begitu kompak ber-high five habis sukses ngerjain soal kimia barengan. Walaupun begitu, saya masih bisa kontrol, mungkin itu menurut saya. Jika saja ada cermin, saya akan tahu seberapa merah muka saya. Jika saja ada stetoskop, saya akan dengan sangat tahu seberapa kencang detak jantung saya. Syukur, cermin dan stetoskop tidak ada, jadi anggap saja semua baik-baik saja. *ehh

sou kako ni wa mou modorenai
demo anna ni omotta kimochi wa uso janai kara
kanau nara mou ichido tsuka mitai sono subete

Memang, ketika dihadapkan pada situasi seperti itu, yang bisa dilakukan sang pecinta diam-diam adalah meringis sembunyi-sembunyi dalam ketidakberanian mengungkapkan. Sebenarnya, dia yang paling rentan mengecap asam manis perih cintanya. Hebatnya, dia mampu melakukan kamuflase. Yes,if he’s a pro secret admirer. Benar, mantan calon gebetan saya sebelumnya sudah mengajar saya (secara ga langsung) gimana caranya jadi pecinta diam-diam yang ga amatiran. Imma professional.

No way, I can’t recognize you’re not mine anymore
mou daremo inai sora wa tooi (You’re not mine anymore)
motomeru hodo itami wa tsunori (You’re not mine anymore)
shinjiru kara yokei kurushii (You’re not my mine anymore)

Sama dengan mencinta diam-diam, saya juga cukup professional buat pelajaran. Saya tahu kapan harus menangis langsung, atau cukup menangis dalam hati. Karena saya sedang ada kelas, i was trying to pretend to be a strong guy.  Saya masih saja mencoba untuk stay focus ke papan tulis (walaupun masih beberapa kali mesti curi-curi pandang). Mungkin sulit, harus fokus ke dua objek dalam satu waktu. Tapi, itu memang saya. Saya, sambil menyelam juga nangkap ikan. Bukan sambil menyelam, minum air yah! Takutnya, tiba-tiba tenggelam, kan ga seru. Nanti kalau ada yang nangisin saya, repot di saya juga. Ga enak hati, meen. x_x

koe ni naranai kokoro ga sakebu yo
aitai ima sugu ni
daisuki datta anata ni
nandomo sou tashikameru
Oh apa apa apa, apa apa, apa apa

Last but not the least, i love her more last night, and tonight will be more again. Satu kali broken, it’s just a beginning. Overall, lebih banyak bahagianya sih. Ngeliat dia senyum, bawaannya udah pengen cepet-cepet mati terus ketemu di surga (yakin masuk surga? ._.) Tapi emang bener, pecinta diam-diam lebih suka bahagia sendiri, walau cuma hal paling sepele tentang dia. Try this at home, coba deh sekali-sekali suka sama orang, sembunyi-sembunyi. You’ll know what i feel all time. :p
Untukmu aku bertahan, karena jodoh pasti bertemu~

2NE1 : IT HURTS (Japanese Version)

Related Articles

6 komentar:

  1. "mantan calon gebetan saya sebelumnya sudah mengajar saya (secara ga langsung) gimana caranya jadi pecinta diam-diam yang ga amatiran"
    Siapa pula ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin, paling merujuk ke calculus :")

      Hapus
  2. I konow that feeling.. "pecinta diam-diam lebih suka bahagia sendiri, walau cuma hal paling sepele tentang dia."
    Hihih ^^
    Bahagia sendiri, miris sendirian.
    Lama-lama ketawai diri sendiri, "Bagaku!" ^^v
    Something like that lah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha. You Mean it. Ternyata, dirimu juga pengagum dalam diam. Penikmat cinta yang malu-malu. :))

      Hapus
    2. Kau terlalu suka bilang "Cietawwa...", bahkan di suasana yang salah. Kau tidak tahu. It Hurts <///3 hahaha

      Hapus